puisi tanah tumpah darahku karya ismail marzuki

WahaiIndonesia, tanah air tumpah darahku. Untukmu kupersembahkan selalu. Rasa cintaku yang mendalam dan menderu. Resapkanlah wahai negeriku. Pemadam rasa rindu teramat syahdu di hatiku. Yang mendarah daging menulang sumsum padamu. Sebab engkaulah bumi leluhur panutan jiwa. Negeri elok mempesona tempat aku dilahirkan. Menurutbuku Seni Budaya terbitan Kemdikbud, karya-karya Ismail Marzuki mulai direkam ke piringan hitam pertama kali pada 1937. Lagu yang direkam antara lain "O Sarinah", "Ali Baba Rumba", dan "Olhe Lheu Dari Kotaradja". Atas dedikasi, perjuangan, dan rasa cinta Tanah Air-nya yang begitu tinggi, Ismail Marzuki mendapat banyak penghargaan Indonesiatanah airku Tanah tumpah darahku Di sanalah aku berdiri Jadi pandu ibuku Indonesia kebangsaanku Rayuan Pulau Kelapa, Lirik Lagu Nasional Karya Ismail Marzuki dan Maknanya Pengabdianseseorang pada masyarakat, antara lain, terlihat melalui pengabdiannya pada keluarga sebagai tatanan terkecil dalam masyarakat. Dari sejumlah puisi Indonesia tahun 1920—1960 yang mengemukakan masalah hubungan manusia dan masyarakat hanya terdapat satu sajak yang menampilkan citra manusia yang mengabdi pada keluarga, yakni sajak LaguNasional 'Rayuan Pulau Kelapa' diciptakan oleh Ismail Marzuki, dan populer di tahun 1950-an, berikut lirik lagunya. Lagu Nasional 'Rayuan Pulau Kelapa' diciptakan oleh Ismail Marzuki, dan populer di tahun 1950-an, berikut lirik lagunya. Selasa, 17 Januari 2023; Network Pikiran Rakyat; Gowapos.com; PR Cirebon; PR Cianjur Vay Tiền Online Banktop.

puisi tanah tumpah darahku karya ismail marzuki